Monday, March 25, 2019

Lembaga-lembaga Bisnis International, Nur Alinda, 43117010396, Dosen Prof. Dr. Hapzi Ali, Ir, CMA, MM, MPM, BIsnis Internasional

Teori Institusional (untuk analisis dari The Roots of Institutional Theory, Bill dan Hardgrave, 1981; Hodgson, 1994) merupakan salah satu pandangan (perspektif) yang penting dalam bisnis internasional. While North mengklasifikasi lembaga (institusi) kedalam institusi Formal (hukum, regulasi, aturan) dan institusi Informal (norma, praktik, nilai-nilai). Contoh dari institusi formal antara lain  ekonomi, peraturan, politik, dan lembaga sosial. Scott (1995,2008) mengkategorikan pilar institusi dalam regulatif (hukum, regulasi, aturan), normatif (norma, praktik), dan budaya-kognitif (budaya, etika, moral, nilai-nilai) dan Whitley (1992,2010) memberi label pada lembaga-lembaga sebagai proksimat (hukum, regulasi, struktur kedudukan, kebijakan, sistem tenaga kerja, sistem keuangan) dan latar belakang (norma yang mengatur hubungan, etika, nilai-nilai).
-          Dengan perkembangan zaman yang begitu pesat meningkatkan adana transaksi-transaksi internasional dengan pemerintah maka dari itu muncul organisasi internasional baik dalam lingkup internasional maupun regional untuk memberikan fasilitas, mengatur, mengukur, dan membiayainya.
-          Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)merupakan organisasi internasional yang didirikan pada tanggal 24 Oktober 1945 untuk mendorong kerjasama internasional. Memiliki 191 negara anggota dan memiliki salah satu fungsi yang berhubungan dengan bisnis, PBB juga melakukan operasi-operasi penting dunia di bidang ekonomi dan social. Usaha PBB berlangsung di berbagai wilayah di seluruh dunia. Selain itu PBB telah bertanggung jawab atas penciptaan banyak entitas internasional yang mempermudah bisnis internasional. Contohnya Pusat Perdagangan Dunia (Internasional Trade Centre) PBB, yang menyediakan informasi perdagangan untuk membantu negara-negara berkembang dalam usaha bisnis mereka. 
-          Dewan Ekonomi dan Sosial ( Economic and Social Council- ECOSOC) merupakan organ utama PBB yang didirikan pada tahun 1945. Menangani masalah ekonomi, seperti perdagangan, pengangkutan, industrialisasi, dan pembangunan ekonomi dan masalah social, mencakup pertumbuhan penduduk, anak-anak, perumahan, hak-hak perempuan, diskriminasi rasial, obat-obatan terlarang, kejahatan, kesejahteraan social , pemuda, lingkungan hidup, dan makanan, Badan ini membuat rekomendasi tentang bagaimana cara meningkatkan pendidikan dan kondisi-kondisi kesehatan serta meningkatkan penghormatan dan observasi atas manusia dan kebebasan rakyat di mana-mana.
-          Mahkamah Internasional (International Court of Justice) juga disebut Mahkamah dunia merupakan badan kehakiman utama PBB yang didirikan pada tahun 1945. Mahkamah Internasional memberikan keputusan-keputusan yang menyangkut perselisihan di antara pemerintah nasional. Lembaga ini didirikan untuk menyelesaikan perselisihan antar Negara berdaulat, bukan antar individu. Oleh karena itu hanya Negara yang menjadi pihak dalam proses pengadilan tersebut.
-          Sekretariat yang dipimpin oleh seorang Sekretaris Jendral adalah staff PBB. Ia melaksanakan fungsi administrative sehari-hari dan bermarkas di New York. Sekretariat melayani organ-organ utama lain dan mengurus kebijakan dan program PBB. Sekretaris Jendral yang ditugaskan untuk Majelis umum atas rekomendasi Dewan keamanan untuk lima tahun dan dapat diperbaharui, menyelia Sekretariat tersebut.
-          Bank Pembangunan Multilateral merupakan Bank Pembangunan Karibia atau Bank Pembangunan Afrika limur yaitu multilateral development bank yaitu lembaga keuangan internasional yang ditugasi untuk memberikan bantuan keuangan dan bantuan teknis kepada negara-negara berkembang dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonominya; lembaga ini dibiayai dengan dana yang berasal dari sumbangan para anggotanya dan dari pinjaman yang berasal dari [[pasar moda]]l internasional; lingkup operasinya dapat mencakup seluruh dunia (grup bank dunia), wilayah tertentu (Bank Pembangunan Amerika atau Bank Pembangunan Asia) atau lembaga khusus. Bank Dunia merupakan sebuah lembaga keuangan internasional yang menyediakan pinjaman kepada negara berkembang untuk program pemberian modal. Didirikan pada bulan Juli tahun 1944.
-          Bank Internasional untuk Rekontruksi dan Pembangunan (Internasional Bank for Reconstruction and Development (IBRD)biasa disebut dalam publikasi mereka sendiri dan di manapun sebagai Bank Dunia. Kelompok Bank Dunia terdiri atas Bank Dunia, International Finance Corporation, International Development Association, Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) dan International Center for Settlement Investment Gurantee Agency (ICSID).
-          Pinjaman Keras. Bank Dunia memberikan pinjaman keras yaitu pinjaman berdasarkan tingkat bunga pasar yang berlaku dan jatuh tempo pasar yang normal dan hanya diberikan untuk para peminjam yang sehat.
-          Perusahaan Keuangan Internasional (International Financial Corporate/IFC)merupakan lembaga keuangan internasional yang menawarkan layanan investasi, konsultasi, dan manajemen aset untuk mendorong pengembangan sektor swasta di negara-negara berkembang. Tujuan IFC adalah untuk melanjutkan pembangunan ekonomi dengan mendorong pertumbuhan perusahaan produktif di negara anggota.
-          Asosiasi Pembangunan Internasional (International Development Association (IDA) merupakan bagian pinjaman lunak dari Bank Dunia. Bisa dibayarkan kembali dalam mata uang lunak, non konvertibel dengan berjangka panjang sampai 40 tahun dan memberikan masa tenggang sampai 10 tahun sebelum pembayaran pinjaman pokok dan bunga dimulai.
-          Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) dibentuk tahun 1988 untuk mendorong investasi asing. Lembaga ini menyediakan jaminan kepada investor asing terhadap kerugian yang disebabkan oleh resiko- resiko bukan komersial dari negara berkembang, sehingga menciptakan peluang investasi. MIGA juga menyediakan jasa pengembangan kemampuan dan konsultasi untuk membantu Negara-negara menarik investasi langsiung asing dan menyebarluaskan informasi tentang peluang investasi. 
-          International Centre for Settlement of Investment Disputes (ICSID) menyediakan fasilitas untuk permufakatan atau arbritase atas perselisihan investasi antara investor asing dan Negara tuan rumah. Selain perselisihan ICSID juga melakukan aktivitas pemberian nasehat dan riset dan memiliki sejumlah penerbitan.
-          Bank Dunia saat menjadi target kritik kurang baik dan dianjurkan untuk jauh lebih keras tentang pemberian pinjaman kepada Negara-negara tanpa keberadaan hal-hal seperti hak-hak atas kekayaan dasar, system hukum yang berjalan baik, dan birokrasi yang efektif dan tidak adanya kegiatan penyalahgunaan dana (korupsi)
-          Bank Pembanguan Afrika (Africa Development Bank – AfDB) merupakan merupakan bank pembangunan multinasional yang disokong oleh 77 negara anggota dari seluruh dunia. Di samping Afrika, negara anggota termasuk juga dari Amerika Utara dan Selatan, Eropa dan Asia. Didirikan pada 1964 dan bermarkas di Abidjan, Pantai Gading.
-          Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank- As DB) merupakan sebuah institusi finansial pembangunan multilateral didedikasikan untuk mengurangi kemiskinan di Asia dan Pasifik. Bank ini didirikan pada 1966. 
-          Bank Eropa untuk Rekontruksi dan Pembangunan (European Bank for Reconstruction and Development- EBRD). Didirikan tahun 1990 untuk membantu negar-negara bekas Uni Soviet dan Negara -negara satelit eropa timur lainnya. Bank ini meminjam uang dari pasar modal internasional untuk memenuhi kebutuhan modalnya. Dan dengan memperoleh peringkat utang AAA memungkinkannya memperoleh beban bunga yang paling menguntungkan atas  pinjaman-pinjamannya.
-          Bank Pembangunan Antar Amerika (Inter American Development Bank- IDB). IDB mendanai proyek-proyek di Amerka Latin dan Karibaia untuk pembangunan ekonomi dan b   social . IDB adalah institusi multilateral regional terbesar dan yang paling tua, didirikan tahun 1959 untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan social Negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia.
-          DANA MONETER INTERNASIONAL (IMF) mendorong stabilitas keuangan internasional dan kerjasama moneter. IMF juga memfasilitasi perdagangan internasional, mendorong perluasan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, serta membantu mengurangi kemiskinan global. IMF diatur oleh dan bertanggung jawab kepada 189 negara anggotanya.
-          Persyaratan dan Kerjasama dengan Bank Dunia. Untuk memastikan penggunaan dana mereka secara baik, IMF dan Bank Dunia bekerja sama dan dengan meminjam dari Negara peminjam dalam bentuk SAF ( Structural Adjustment Facilities). Pinjaman ini bersyarat dan dihubungkan dengan kemajuan Negara anggota dalam mengimplementasikan kebijakan yang dipercepat untuk memulihkan kelangsungan neraca pembayaran dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
-          BANK FOR INTERNATIONAL SETTLEMENT (BIS) adalah lembaga keuangan internasional yang dimiliki oleh bank sentral yang "mendorong kerjasama moneter dan keuangan internasional dan berfungsi sebagai bank untuk bank sentral". BIS melaksanakan tugasnya melalui pertemuan, program, dan melalui Proses Basel - menampung kelompok internasional yang mengejar stabilitas keuangan global dan memfasilitasi interaksi mereka. Ini juga menyediakan layanan perbankan, tetapi hanya untuk bank sentral dan organisasi internasional lainnya. Ini berbasis di Basel, Swiss, dengan kantor perwakilan di Hong Kong dan Mexico City.
-          WORLD TRADE ORGANIZATION (WTO)merupakan sebuah organisasi internasional yang menaungi upaya untuk meliberalisasi perdagangan. Organisasi ini menyediakan aturan-aturan dasar dalam perdagangan internasional, menjadi wadah perundingan konsesi dan komitmen dagang bagi para anggotanya, serta membantu anggota-anggotanya menyelesaikan sengketa dagang melalui mekanisme yang mengikat secara hukum. Organisasi ini didirikan pada 1 Januari 1995 dengan tujuan untuk mengurangi tarif dan hambatan perdagangan lainnya, yang diharapkan akan memajukan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
-          ORGANISASI UNTUK KERJA SAMA DAN PEMBANGUNAN EKONOMI (OECD) bertujuan untuk mempromosikan perluasan ekonomi negara-negara anggotanya. OECD menyediakan informasi tentang ekonomi dan aktiviatas lain di dalam negara-negara anggotanya dan juga memberi mereka suatu sarana untuk mendiskusikan kebijakan ekonomi dan social.
-          ORGANISASI NEGARA-NEGARA PENGEKSPOR MINYAK (OPEC) merupakan organisasi yang bertujuan menegosiasikan masalah-masalah mengenai produksi, harga dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak. Tujuan dari OPEC terutama adalah untuk bertanggung jawab pada penentuan harga. Di antaranya terdapat sebelas Negara saat ini yaitu dari Timur Tengah, Afrika, tempat lain (Indonesia,dan Venezuela). OPEC juga  merupakan otot ekonomi dan kekuatan politik. 
-          INTEGRASI EKONOMI merupakan integrasi ekonomi adalah penghapusan hambatan-hambatan baik di sektor perdagangan ataupun juga ekonomi secara keseluruhan antar negara-negara yang saling bersepakat dengan tujuan tidak lain adalah untuk meningkatkan integrasi ekonomi di antara negaranegara itu.
-          Integrasi ekonomi secara regional dapat dilakukan melalui perjanjian perdagangan, atau yang biasa disebut dengan perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) ataupun perjanjian perdagangan regional atau regional trade agreement (RTA). Kedua istilah ini sering dipakai bergantian karena dalam pandangan WTO pun, RTA tidak hanya sebatas perjanjian perdagangan bebas negara-negara dalam satu wilayah. 
-          UNI EROPA (EUROPEAN UNION-EU) adalah organisasi antarpemerintahan dan supranasional, yang beranggotakan negara-negara Eropa. Sejak 1 Juli 2013 telah memiliki 28 negara anggota. Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem supranasional dan antar pemerintahan.
-          Tujuan Uni Eropa adalah meningkatkan kemajuan ekonomi dan social, terutama dengan penciptaan pasar bebas, pemerataan ekonomi dan social serta melalui pendirian integrasi ekonomi dan moneter termasuk mata uang tunggal (EURO).


Daftatr Pustaka  
https://id.wikipedia.org/wiki/Bank_Dunia  (23 Maret 2019, 15.24)
https://www.bis.org/  (23 Maret 2019, 16.30)
Daniels, D. John. 2014. International Business Environment and Operations. Pearson Education Limited

Sunday, March 17, 2019

TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL, Nur Alinda, 43117010396, Dosen Dr. Hapzi Ali, Ir, CMA, MM, MPM


Teori Perdagangan International

Author Dr. Hapzi Ali, Ir, CMA, MM, MPM & Nur Alinda

Introduction
            Teori konvensional tentang perdagangan internasional telah memperlihatkan bahwa perdagangan dunia yang bebas dapat meningkatkan kesejahteraan negara-negara yang terlibat dalam perdagangan tersebut. Teori perdagangan dunia mempunyai thesis dasar yang mengatakan bahwa setiap negara mempunyai keunggulan komparatif absolut dan relatif dalam menghasilkan suatu komoditas dibandingkan negara lain. Berdasarkan keunggulan komparatif tersebut, maka suatu negara akan mengekspor komoditas yang mempunyai keunggulan komparatif yang lebih tinggi dan mengimpor komoditas yang mempunyai keunggulan komparatif yang lebih rendah. Perdagangan antar negara akan membawa dunia pada penggunaan sumberdaya langka secara lebih efisien dan setiap negara dapat melakukan perdagangan bebas yang menguntungkan dengan melakukan spesialisasi produksi sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimilikinya.

            Prinsip sederhana ini merupakan dasar yang tidak tergoyahkan dalam konsep perdagangan internasional (Samuelson dan Nordhaus, 1992), namun belum dapat menjelaskan banyak pertanyaan. Teori perdagangan internasional kemudian berkembang lebih jauh seperti teori keunggulan daya saing yang meletakan harga dunia sebagai mercusuar lalulintas pertukaran barang-barang antar negara. Melalui mercusuar ini dunia boleh berharap penggunaan sumberdaya dunia akan lebih efisien dan menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih tinggi. Semua teori perdagangan memperlihatkan bahwa perdagangan bebas membawa manfaat bagi negara yang berdagang dan dunia.

                        Secara garis besar, perkembangan aliran pemikiran dalam ilmu ekonomi diawali oleh apa yang disebut sebagai aliran klasik. Aliran yang terutama dipelopori oleh Adam Smith ini menekankan adanya “invisble hand” dalam mengatur pembagian sumber daya, dan oleh karenanya peran pemerintah sangat dibatasi karena akan sangat mengganggu proses ini. Konsep invisible hand ini kemudian direpresentasikan sebagai mekanisme pasar melalui harga sebagai instrumen utamanya.

            Teori perdagangan internasional adalah teori yang menjelaskan arah dan komposisi perdagangan antar negara serta bagaimana efeknya terhadap perekonomian suatu negara.  Disamping itu, teori perdagangan internasional juga dapat menunjukkan adanya keuntungan yang timbul dari adanya keuntungan perdagangan (gain from trade). Teori yang menjelaskan tentang perdagangan internasional  pada dasarnya dibagi atas tiga kelompok besar, yaitu: teori praklasik merkantilis, Teori Klasik, dan  teori modern.

            Negara-negara yang melakukan perdagangan internasional  antara lain disebabkan dua alasan berikut. Pertama, negara-negara yang berdagang karena berbeda satu sama lain (berbeda dalam kepemilikan sumber daya, baik dalam jenis maupun kualitasnya),  setiap negara dapat memperoleh keuntungan dari perbedaan mereka melalui pengaturan dimana setiap pihak melakukan sesuatu dengan relatif lebih baik. Kedua, negara-negara berdagang satu sama lain dengan tujuan mencapai skala ekonomi (economies of scale) dalam produksinya.  Maksudnya, Jika  setiap negara  hanya menghasilkan sejumlah barang tertentu maka mereka dapat menghasilkan  barang-barang tersebut dengan skala yang lebih besar dan karenanya lebih efisien dibandingkan mereka menghasilkan segala jenis barang.

            Secara lengkap perkembangan teori perdagangan internasional adalah sebagai berikut :

1.      Teori pra-klasik merkantilisme

2.      Teori klasik

a)      Keuntungan   absolut  (absolute  advantage) oleh   Adam Smith

b)      Keuntungan  relatif  (comparative advantage)  oleh  John Stuart Mill

c)      Biaya relatif (comparative cost) oleh David Ricardo

3.      Teori Modern


                Literature Review

            Teori perdagangan internasional timbul karena adanya perbedaaan harga relative di antara Negara. Perbedaan-perbedaan ini berasal dari perbedaan biaya produksi yang diakibatkan oleh :

1.      Perbedaan dalam perolehan factor-faktor produksi

 

2.      Perbedaan dalam tingkat teknologi yang menentukan intensitas factor yang digunakan

3.      Perbedaan dalam efisiensi pemanfaatan factor-faktor ini

4.      Kurs valuta asing

            Meskipun demikian perbedaan selera dan variable permintaaan dapat membalikkan arah perdagangan yang diramalkan teori.

            Teori perdagangan Internasional menunjukkan bahwa bangsa-bangsa akan memperoleh tingkat kehidupan lebih tinggi ketika melakukan spesialisasi dalam barang-barang di mana mereka memiliki keunggulan komparaif dan mengimpor barang-barang yng memiliki kerugian komparatif.

            Pada umumnya hambatan-hambatan (restriksi) perdagangan akan memberhentikan mengalirnya barang-barang dengan bebas dan membahayakan kesejahteraan suatu bangsa.


Ada beberapa alasan pemberlakuan Restriksi perdagangan :

Pertahanan Nasional

            Industri-industri tertentu memerlukan proteksi atas impor karena vital bagi pertahanan nasional, dan harus tetap diberlakukan meski ada kerugian komparatif berkenaan dengan para pesaing luar negeri.

Melindungi industry yang baru tumbuh (infant industry)

            Para pendukung proteksi ini menyatakan bahwa meski dalam jangka panjang industry ini memiliki keunggulan komparatif, namun perusahaan memerlukan proteksi sampai tenaga kerja terlatih, teknik produksi dikuasai dan mereka mencapai skala ekonomi. Proteksi dimaksudkan sementara, namun faktanya jarang perusahaan yang mengakui telah dewasa dan tidak lagi memerlukan bantuan.

            Adanya perlindungan dari persaingan asing dengan bea cukai masuk tinggi, perusahaan dalm negeri ini memeiliki sedikit alas an meningkatkan efisiensi atas kualitas produk.

Melindungi tenaga kerja domestic dari tenaga asing yang murah

            Para proteksionis yang menggunakan alasan ini akan membandingkan tingkat upah per jam tenaga asing yang lebih murah dengan yang mereka bayar di dalam negeri dan menyimpulakan para eksportir Negara-negara ini akan dapat memasok barang- barang murah dan mengakibatkan pekerja domestik kehilangan pekerjaannya.

            Kekeliruan pertama tentang argumentasi ini ialah biaya upah tidak seluruhnya berupa biaya produksi maupun biaya tenaga kerja. Selanjutnya produktivitas per pekerja seringkali lebih tinggi karena lebih banyak modal per pekerja, manajemen yang superior, dan teknologi maju, sehingga biaya kerja lebih rendah meski upah tinggi.

Tindakan Balasan

Perwakilan-perwakilan industry yang ekspornya telah mendapat hambatan hambatan impor yang dikenakan pada mereka oelh sebauh Negara lain, meminta pemerintah mereka membalas dengan hambatan-hambatan yang sama
Dumping

Tindakan balasan berupa hambatan perdagangan juga akan dilakukan terhadap dumping , yaitu penjualan produk ke luar negeri dengan harga lebih rendah daripada
:

1.      Biaya produksi

2.      Harga pasar dalam negeri

3.      Harga ke Negara ketiga.

Tujuan dumping yaitu untuk menjual kelebihan produksi tanpa mengganggu pasar domestiknya atau untuk memaksa semua produsen domestic Negara pengimpor meninggalkan bisnis itu. Eksporti itu mengharap kenaikan harga di pasar begitu tujuan tercapai ( predatory dumping)
Subsidi

Sebuah pembalasan lain dapat berupa subsidi yang diberikan pemerintah kepada perusahaan domestic baik untuk mendorong ekspor maupun melindungi dari impor. Subsidi adalah sumbangan keuangan, diberikan secara langsung atau tidak langsung oleh pemerintah tanapa imbalan keuntungan. Termasuk hibah, perlakuan pajak istimewa dan asumsi pemerintah mengenai pengeluaran bisnis yang normal.



JENIS-JENIS RETRIKSI

 

Hambatan-hambatan Tarif

1.      Tarif/bea impor : Pajak atas barang impor dengan tujuan menaikkan harga untuk mengurangi persaingan bagi produsen lokal

2.      Bea ad Valorem: Pajak impor dikenakan sebagai sebuah presentase dari nilai faktur barang-barang yang diimpor

3.      Bea Spesifik : Jumlah tetap yang dikenakan atas unit fisik barang yang diimpor

4.      Bea Kombinasi : Kombinasi pajak spesifik dan ad valorem

5.      Harga Resmi : Harga –harga temasuk dalam tarif bea cukai

6.      Pajak Variabel : Pajak impor yang ditetapkan dengan perbedaaan antara harga pasar dunia dan harga yang didukung pemerintah lokal

7.      Bea Lebih Rendah untuk masukan local lebih banyak




Hambatan-Hambatan Non Tarif


Semua bentuk diskriminasi terhadap impor selain bea impor

·         Kuantitatif

ü  Kuota : Batas Jumlah yang dikenakan atas jenis impor tertentu

ü  Hambatan ekspor sukarela (Voluntary Export Restraints-VER) : Kuota ekspor yang dikenakan oleh Negara pengkespor

ü  Persetujuan Tertib Pemasaran : Persetujuan resmi antar negara pengekspor dan pengimpor yang mencantumkan kuota impor atau ekspor yang akan diperoleh tiap Negara untuk suatu barang

·         Non Kuantitatif


ü  Partisipasi pemerintah langsung dalam perdagangan misalnya subsidi

ü  Prosedur pabean dan administrative lainnya berupa diskriminasi kebijakan

ü  Standar yang rumit dan diskriminatif.



Merkantilisme

Suatu falsafah ekonomi berdasarkan keyakinan bahwa :

 

1.      Kemakmuran sebuah Negara bergantung pada kekayaan yang diakumulasikan, biasanya berupa emas

2.      Untuk meningkatkan kemakmuran, hendaknya pemerintah meningkatkan ekspor dan mengurangi impor.

            Merkantilisme merupakan falsafah yang diserang Adam Smith, bahwa penting bagi kesejahteraan Negara untuk mengakumulasi logam berharga, yaitu emas dan perak. Hal itu merupakan satu-satunya ukuran kesehjahteraan, Karena itu bagi negara yang tidak memiliki pertambangan, tujuan perdagangan internasional merkantilisme untuk memasok emas dan perak. Pemerintah membuat kebijakan ekonomi yang mempromosikan ekspor dan mengurangi impor, larangan impor seperti bea masuk mengurangi impor, sementara subsudi pemerintah kepada eksportir meningkatkan ekspor. Tindakan-tindakan ini menciptakan surplus perdagangan.

            Meskipun era kaum merkantilisme berakhir tahun 1700an, argument argumennya masih tetap hidup. Sebuah neraca perdagangan yang memuaskan berarti Negara mengekspor lebih banyak barang dan jasa daripada yagn diimpornya. Ekspor yang membawa dolar ke Negara disebut positif sebaliknya impor yang menyebabkan dolar keluar disebut negative.

            Sebuah contoh merkantilisme modern disebut dengan nasionalisme ekonomi oleh sebagian orang. Misalnya yang dilakukan Perancis ketika menasionalisasi industry kunci dan bank-bank penting agar dapat menggunakan kekuasaan Negara baik sebagai pemegang saham dna penyandang dana maupun sebagai pelanggan dan pemasar utnuk merevitalisasi basis industry Negara. Disebut sebagai high tech merchantilisme. Contoh lain adalah Jepang yang sangat protektif terhadap perdagangan internasional .Jepang merupakan pasar yang tidak bisa ditembus .

            Alasan yang dikemukakan adalah melindungi intisari budayanya. Dengan menerapkan hambatan-hambatan impornya, menekankan tradisonal swasembada, dan mentalitas “kita lawan mereka”. Jepang merupakan “benteng merkantilisame masa kini”.

Teori Keunggulan Absolut

            Teori ini memiliki arti kemampuan sebuah bangsa untuk meproduksi suatu barang lebih banyak dengan jumlah masukan yang sama dengan Negara lain. Adam Smith mengemukakan kekuatan pasar lah , bukan pemerintah, yang menentukan arah, volume, dan komposisi perdagangan internasional. Dalam perdagangan yang bebas dan tidak diregulasi , masing-masing Negara akan mengkhususkan diri meproduksi barang-barang yang dapat diproduksinya dengan efisien (memiliki keunggulan absolut, baik alamiah maupun yang diperoleh). Sebagian barang tersebut akan diekspor untuk membayar impor barang-barang yang dapat diproduksi lebih efisien di tempat lain.

Nilai Tukar Keunggulan Komparatif

            Pada tahun 1817 Ricardo memperlihatkan bahwa meskipun sebuah bangsa memegang keunggulan absolut dalam produksi dua barang, kedua Negara masih dapat berdagang dengan keunggulan bagi masing-masing sepanjang bangsa yang kurang efisien , tingkat kekurangefisienannya tidak sama dalam memproduksi kedua barang tersebut.

            Sebuah bangsa yang memiliki kelemahan absolut dalam meperoduksi dua barang dari sudut bangsa lain memiliki satu keunggulan komparatif atau relative dalam memproduksi barang di mana kelemahan absoluntya berkurang. Perhatikan contoh ini : dibandingkan AS, Jepang relative efisien dalam pembuatan mobil daripada dalam meproduksi beras. Karenanya ia memiliki keunggulan relative, atau keunngulan komparatif, menurut Ricardo , dalam memproduksi mobil.

            Konsep sederhana mengenai keunggulan komparatif merupakan dasar bagi perdagangan internasional.

            Dalam teori ini mulai diperhitungkan adanya input yaitu tenaga kerja, pada masa itu tenaga kerja merupakan hal penting dalam meperhitungkan biaya produksi. Barulah pada tahun 1933, Ohlin seorang ahli ekonomi Swedia melanjutkan pekerjaan yang dimulai oleh ahli ekonomi Heckser,mengembangkan teori perolehan factor (factor endowment).

Teori Faktor Endowment oleh Heckscher-Ohlin

            Teori ini menyatakan bahwa Negara-negara mengekspor produk-produk yang memerlukan sejumlah besar factor produksi mereka yang berlimpah, dan mengimpor peoduk-produk yang memerlukan sejumlah besar factor produksi mereka yang langka. Barang –barang yang memerlukan sejumlah besar factor yang berlimpah jadi lebih murah akan memperendah biaya produksi , sehingga memungkinkan dijual lebih murah di pasar internasional. Contohnya : Cina memiliki tenaga kerja murah dibandingkan Belanda, harus berkonsentrasi pada produksi barang-barang yang padat tenaga kerja , Belanda dengan modal lebih banyak daripada tenaga kerja seharusnya menspesialisasikan diri pada baraqng padat modal. Sehingga ketika kedua Negara berdagang, masing- masing akan memperoleh barang-barang yang memerlukan sejumlah besar factor yang relative langka dengan harga lebih murah dan keduanya memperoleh keuntungan.

Memperkenalkan Uang

            Untuk mengetahui apakah terdapat lebih banyak keuntungan untuk membeli secara local atau mengimpor, para pedagang perlu mengetahui harga mata uangnya sendiri. Untuk menukar dari mata uang asing ke domestic, mereka menggunakan kurs

Kurs

            Harga sebuah mata uang yang dinyatakan dari segi mata uang lain. Misalkan kurs yang berlaku $1 = 250 yen, artinya 1 yen bernilai 0,004 dolar.

Skala Ekonomi dan Kurva Pengalaman

Pada tahun 1920an, mulai mempertimbangkan fakta bahwa kebanyakan industry memperoleh keuntungan dari skala ekonomi (economiesof scale), yaitu dengan semakin besarnya pabrik dan meningkatnya output biaya per unit akan menurun. Biaya produksi juga menurun karena curve pengalaman (experience curve) yaitu begitu perusahaan memproduksi lebih banyak mereka mempelajari cara meningkatkan efisiensi produksi sehingga biaya perunit produksi lebih rendah.

Skala ekonomi dan kurva pengalaman inti memepengaruhi perdagangan internasional karena memungkinkan indusri suatu Negara menjadi produsen biaya rendah tanpa memiliki factor produksi melimpah.

Teori Penggerak Pertama (First Movers Theory)



Sebagian ahli teori manajemen menyatakan bahwas perusahaan yang pertama menerobos pasar (penggerak pertama) akan segera mendominasinya. Sebuah studi menunjukkan kisaran industry bahwa penggerak pertama menguasai 30% bagian pasar (market share) dibandingkan dengan hanya 13% untuk pengikut seklanjutnya. Sebuah temuan lain yaitu 70% pemimpin pasar yang ada sekarang adalah penggerak pertama. Namun studi terakhir menyimpulkan bahwa sukses awal telah beralih ke perusahaan yang menerobos pasar rata-rata 13 tahun setelah penggerak pertama

Teori Linder Mengenai Permintaan Tumpang Tindih

Teori orientasi permintaannya menyatakan bahwa selera konsumen sangat ditentukan oleh tingkat pendapatannya, dan oleh karenanya tingkat pendapatan suatu bangsa menentukan jenis-jenis barang yang akan diproduksi. Sehingga jenis produksi barang mencerminkan tingkat pendapatan suatu Negara. Barang-barang yang diproduksi untuk pasar domestic akhirnya akan diekspor.

Teori Lindler berkesimpulan bahwa perdagangan internasional dalam produksi manufaktur antar Negara dengan pendapatan perkapita yang sama besarnya akan lebih besar, dibandingkan dengan Negara dengan pendapatan perkapita yang tidak sama besar.

Keunggulan Bangsa-Bangsa dari Porter

Michael Porter, Profesor ilmu ekonomi Harvard, mnyimpulkan bahwa empat jenis variable memilik dampak atas kemampuan perusahaan-perusahaan local di suatu Negara untuk menggunakan sumber-sumber Negara itu guna memperoleh keunggulan komparatif.

Kondisi-kondisi permintaan

Merupakan sifat dasar permintaan domestic. Apabila para pelanggan sebuah perusahaan memiliki permintaan, perusahaan akan berusha memproduksi produk- produk yang berkualitas tinggi dan inovatif, dan dalam melakukan hal itu memperoleh keunggulan kompetitif atas perusahaan yang berada di tempat di mana tekanan domestic lebih kecil. Tapi variable ini tak terlalu signifikan di masa sekarang di mana begitu banyak perusahaan yang memperkenalkan produk baru secara global

Kondisi-kondisi factor



Merupakan level dan komposisi faktor produksi. Porter membedakan antara factor- faktor dasar (teori Heckscher-Ohlin) dan factor-faktor lanjutan (infra struktur suatu Negara). Kekurangan sumber daya alam menyebabkan bangsa-bangsa melakukan investasi dalam penciptaan factor lanjutan seperti pendidikan angkatan kerjanya, pelabuhan bebas, dan system komunikasi, agar industrinya dapat bersaing secara global

 

Industri-industri terkait dan pendukung

Yaitu para pemasok dan jasa dukungan industry, berkumpul dalam lokasi yang berdekatan demi efisiensi.

Strategi, Struktur, dan Persaingan Usaha

Perluasan persaingan domestic, yaitu adanya hambatan-hambatan untuk masuk serta organisasi dan gaya manajemen perusahaan. Porter mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan yang mengalami persaingan berat di pasar-pasar domestic secara konstan akan meningkatkan efisiensinya, dan lebih kompetitif secara global

 














DAFTAR PUSTAKA

Ebert, Ronald J dan Ricky W Griffin. 2015. Pengantar Bisnis; Penerj. Devri Barnadi Putra. Jakarta: Penerbit Erlangga.

http://repository.pertanian.go.id/bitstream/handle/123456789/5293/TINJAUAN%20TEORI%20PERDAGANGAN%20INTERNASIONAL%20DAN%20KEUNGGULAN%20KOOPERATIF.pdf?sequence=1&isAllowed=y (17 Maret 2019, jam 22.30)

https://www.kajianpustaka.com/2018/05/teori-perdagangan-internasional.html (17 Maret 2019, jam 23.00)

http://zakiaoktaviana.blogspot.com/2017/12/makalah-tentang-teori-perdagangan.html (17 Maret 2019, jam 22.50)